Bingung bagaimana cara membuat wajib pajak online atau biasa yang disebut dengan NPWP? Tak perlu repot mengantri dan tak perlu bingung memikirkan caranya, manfaatkan saja fasilitas Pendaftaran NPWP secara online atau yang biasa di sebut E-REG DJP.

e-Registration atau Sistem Pendaftaran Wajib Pajak secara Online adalah sistem aplikasi bagian dari Sistem Informasi Perpajakan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dengan berbasis perangkat keras dan perangkat lunak yang dihubungkan oleh perangkat komunikasi data yang digunakan untuk mengelola proses pendaftaran Wajib Pajak.

Ketentuan perundangan yang mengaturnya dapat anda baca yaitu Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP – 173/PJ./2004 dan Surat Edaran Direktur Jenderal PajakNomor SE- 02/PJ./2005

Berikut langkah-langkahnya dalam membuat NPWP secara Online:

  1. Membuka situs Direktorat Jenderal Pajak pada bagian pendaftaran online di alamat http://ereg.pajak.go.id/
  2. Memilih menu Daftar Baru (jika Anda belum pernah mendaftar) atau langsung login dengan mengisi username dan password Anda.
  3. Membuat account Wajib Pajak yang antara lain berisi username dan password. Isi data setelah pendaftaran User dengan benar dan lengkap.
  4. Selanjutnya periksa email Anda untuk proses aktivasi account dengan mengklik link aktivasi.
  5. Jika proses aktivasi berhasil maka akan muncul tampilan berwarna biru yang menyatakan aktivasi berhasil.
  6. Login ke sistem e-Registration dengan mengisi username dan password yang telah dibuat, setelah berhasil masuk Anda bisa memulai membuat NPWP dengan mengklik menu ‘Permohonan Pendaftaran’.
  7. Mengisi formulir Permohonan Pendaftaran dan Perubahan Data pada layar komputer dengan lengkap dan benar, ikuti semua tahapan sampai selesai.
  8. Mencetak: Formulir Registrasi Wajib Pajak Orang Pribadi dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara, sebagaimana yang tertera pada layar komputer diatas, dan klik CETAK
  9. Menandatangani Formulir Regristrasi Wajib Pajak dan melengkapinya dengan dokumen Fotokopi KTP dan surat keterangan tempat kegiatan usaha.
  10. Mengirimkan Formulir Regristrasi Wajib Pajak yang sudah ditandatangani beserta persyaratannya ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar. Dapat disampaikan langsung ataupun dengan melalui Pos Tercatat
  11. Wajib Pajak dapat melihat status permohonan pendaftaran melalui e-mail atau aplikasi e-Registration.
  12. Menerima permintaan kelengkapan persyaratan, dalam hal terdapat persyaratan yang belum lengkap.
  13. Mengirim kelengkapan persyaratan ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar.
  14. Menerima kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (KP.PDIP.4.4.-00) dan Surat Keterangan Terdaftar (KP.PDIP.4.2.-00), dan atau Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (KP.PDIP.4.3-00) bagi Wajib Pajak yang melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak dari Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar. Bila dalam hal alamat Wajib Pajak terbukti tidak benar, maka permohonan pendaftaran Wajib Pajak dan atau pelaporan usaha Wajib Pajak ditolak dan Wajib Pajak menerima Surat Penolakan Pendaftaran Wajib Pajak dan Pelaporan Pengusaha Kena Pajak (KP.PDIP.4.8.-00).

Layanan registrasi online ini memiliki banyak keuntungan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mempermudah bagi masyarakat yang ingin membuat NPWP secara cepat dan dapat diakses dimana saja
  2. Mempermudah pembuatan NPWP yang lokasi WP jauh dengan KPP Domisli, bagi yang tempat tinggal domisili sekarang berbeda dengan tempat tinggal yang ada di Kartu Identitas.
  3. Mempermudah cara melakukan pendaftaran NPWP